<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Anak: Aset Masa Depan</title>
	<atom:link href="http://hizbut-tahrir.or.id/2010/02/09/anak-aset-masa-depan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/02/09/anak-aset-masa-depan/</link>
	<description>International Political Party</description>
	<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 19:00:11 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: ummu aifa</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/02/09/anak-aset-masa-depan/#comment-52695</link>
		<dc:creator>ummu aifa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 01:56:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=18532#comment-52695</guid>
		<description>Ibu, mohon maaf ada yang kurang jelas bagi saya. Yang saya tahu selama ini, hadits tentang anak-anak yang masuk surga adalah anak-anak yang meninggal pada masa sebelum baligh. Bagaimana dengan hadits di atas? Siapa yang dimaksud? Semua anak muslim atau anak orang muslim yang meninggal sebelum baligh? Lalu bagaimana kalau suatu keluarga tidak punya anak yang meninggal sebelum baligh? Apakah anak-anak mereka yang meninggal sesudah dewasa juga bisa menjadi penolong mereka? Saya tunggu jawabannya dengan amat sangat. Terima kasih, wassalaamu'alaikum.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ibu, mohon maaf ada yang kurang jelas bagi saya. Yang saya tahu selama ini, hadits tentang anak-anak yang masuk surga adalah anak-anak yang meninggal pada masa sebelum baligh. Bagaimana dengan hadits di atas? Siapa yang dimaksud? Semua anak muslim atau anak orang muslim yang meninggal sebelum baligh? Lalu bagaimana kalau suatu keluarga tidak punya anak yang meninggal sebelum baligh? Apakah anak-anak mereka yang meninggal sesudah dewasa juga bisa menjadi penolong mereka? Saya tunggu jawabannya dengan amat sangat. Terima kasih, wassalaamu&#8217;alaikum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: suparman</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/02/09/anak-aset-masa-depan/#comment-51160</link>
		<dc:creator>suparman</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 14:54:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=18532#comment-51160</guid>
		<description>Subhanallah, betapa indah. Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan dan hidayah kepada kami agar mampu berbuat "sami'naa wa atha'naa" sebab kami sadar bahwa anak yang sholeh adalah anugrah yang sangat besar dari Allah untuk para orang tua yang berusaha berbuat sholeh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanallah, betapa indah. Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan dan hidayah kepada kami agar mampu berbuat &#8220;sami&#8217;naa wa atha&#8217;naa&#8221; sebab kami sadar bahwa anak yang sholeh adalah anugrah yang sangat besar dari Allah untuk para orang tua yang berusaha berbuat sholeh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: insan kamil</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/02/09/anak-aset-masa-depan/#comment-49943</link>
		<dc:creator>insan kamil</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 23:51:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=18532#comment-49943</guid>
		<description>Saatnya, menjadikan buah hati "Inestasi Dunia Akhirat".
Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw bersabda, "Apabila seorang meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga perkara (yaitu) sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan ANAK SHOLEH yang mendo'akannya." (HR. Muslim)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saatnya, menjadikan buah hati &#8220;Inestasi Dunia Akhirat&#8221;.<br />
Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw bersabda, &#8220;Apabila seorang meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga perkara (yaitu) sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan ANAK SHOLEH yang mendo&#8217;akannya.&#8221; (HR. Muslim)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

