<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Lembaga Pendidikan Akan Dikenai Pajak</title>
	<atom:link href="http://hizbut-tahrir.or.id/2009/01/17/lembaga-pendidikan-akan-dikenai-pajak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/01/17/lembaga-pendidikan-akan-dikenai-pajak/</link>
	<description>International Political Party</description>
	<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 12:41:07 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: Abdun</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/01/17/lembaga-pendidikan-akan-dikenai-pajak/#comment-24314</link>
		<dc:creator>Abdun</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 12:17:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=7733#comment-24314</guid>
		<description>Negara dengan sistem politik sekulerisme-kapitalisme, pajak menjadi salah satu andalan pemasukan negara. Hampir semua obyek bidang kehidupan kena pajak, tidak pandang bulu Anda kaya atau miskin! Anda beli mie instan di mall, entah pengangguran atau konglomerat, semua kena pajak. Pendidikan yang harusnya gratis, kini juga bakal kena pajak. Kepada siapa pajak pendidikan nantinya pada akhirnya dibebankan? Inikah sistem hidup zalim yang dikehendaki manusia?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Negara dengan sistem politik sekulerisme-kapitalisme, pajak menjadi salah satu andalan pemasukan negara. Hampir semua obyek bidang kehidupan kena pajak, tidak pandang bulu Anda kaya atau miskin! Anda beli mie instan di mall, entah pengangguran atau konglomerat, semua kena pajak. Pendidikan yang harusnya gratis, kini juga bakal kena pajak. Kepada siapa pajak pendidikan nantinya pada akhirnya dibebankan? Inikah sistem hidup zalim yang dikehendaki manusia?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yusuf al-Bayaathiy</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/01/17/lembaga-pendidikan-akan-dikenai-pajak/#comment-24265</link>
		<dc:creator>Yusuf al-Bayaathiy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 13:44:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=7733#comment-24265</guid>
		<description>Pendidikan semakin mahal, itulah salah satu konsekuensi dari diterapkannya sistem kapitalisme. Pendidikan dalam Islam adalah Gratis. Negara harus berupaya dengan keras agar pendidikan gratis dan berkualitas dapat terwujud, dan itu tidak dapat diterapkan tanpa adanya institusi politik yang menerapkan syariat Islam secara kaffah, (QS Al Baqarah:208) yaitu Khilafah.
Allahu Akbar!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pendidikan semakin mahal, itulah salah satu konsekuensi dari diterapkannya sistem kapitalisme. Pendidikan dalam Islam adalah Gratis. Negara harus berupaya dengan keras agar pendidikan gratis dan berkualitas dapat terwujud, dan itu tidak dapat diterapkan tanpa adanya institusi politik yang menerapkan syariat Islam secara kaffah, (QS Al Baqarah:208) yaitu Khilafah.<br />
Allahu Akbar!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MUHAMMAD SHOFWAN</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/01/17/lembaga-pendidikan-akan-dikenai-pajak/#comment-24250</link>
		<dc:creator>MUHAMMAD SHOFWAN</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 10:32:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=7733#comment-24250</guid>
		<description>Makin jelas sudah hukum toghut yang bodoh dan kafir diterapkan satu lagi dibumi Allah. Lembaga pendidikan bukan organisasi pencari laba.Mengapa harus dibebani pajak. Ini afrtinya mencehgah rakyat jadi cerdas. Karena aakibatnya adalah biaya pendidikan akan terbang ke angan angan rakyat. Apa artinya anggaran 20 % yang akan di realisasikan dalam APBN. Para pemikul amanah telah berdusta pada umat Sungguh sangat jahiliyah dari jahiliyah. Kemana itu anggota dewan yang mewakili rakyat. Makanya ganti systemnya saja . Tegakan segera khilafah. Operasikan syariah islam. Demi kebahagiaan umat manusia di dunia dan akhirat. Allahu Akabr ....Allahu Akbar....... Allahu Akbar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makin jelas sudah hukum toghut yang bodoh dan kafir diterapkan satu lagi dibumi Allah. Lembaga pendidikan bukan organisasi pencari laba.Mengapa harus dibebani pajak. Ini afrtinya mencehgah rakyat jadi cerdas. Karena aakibatnya adalah biaya pendidikan akan terbang ke angan angan rakyat. Apa artinya anggaran 20 % yang akan di realisasikan dalam APBN. Para pemikul amanah telah berdusta pada umat Sungguh sangat jahiliyah dari jahiliyah. Kemana itu anggota dewan yang mewakili rakyat. Makanya ganti systemnya saja . Tegakan segera khilafah. Operasikan syariah islam. Demi kebahagiaan umat manusia di dunia dan akhirat. Allahu Akabr &#8230;.Allahu Akbar&#8230;&#8230;. Allahu Akbar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ilman dhohiry</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/01/17/lembaga-pendidikan-akan-dikenai-pajak/#comment-24249</link>
		<dc:creator>ilman dhohiry</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 10:22:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=7733#comment-24249</guid>
		<description>Allahu Akbar...!!!!

akibat parsial dari kebijakan pemerintah seperti ini yng tidak pro rakyat sudah terlalu banyak,,, solusi bukan hnya dari segi parsial saja,, harus seistematis!!!

Jika pemerintah ini tidak mampu memberikan manfaat bagi rakyatnya, lebih baik diam saja.... bukan justru seperti orang-orang bodoh yang dengan kebodohannya membuat suatu kebijakan yang mengakibatkan kesengsaraan bagi rakyat....

Apakah sistem hukum Jahiliah yang kalian kehendaki? Siapakah yang lebih baik sistem hukumnya daripada Allah bagi orang-orang yang yakin? (TQS al-Maidah [5]: 50).

Sudah cukup dengn membaca ayat alquran ini sebagai petunjuk hidayah bagi pemerintah jika mereka beriman kepada Allah.. Bukan pada manusia!!! (aturan buatan otak manusia yngn serba kekurangan)
Apakah mata mereka tidak digunakan untuk melihat?
telinga mereka tidak digunakan untuk mendengar??
Akal mereka tidak di gunakan unutk berfikir??

Upaya demonstrasi bagaikan suara dari dalam goa yang tidak berarti, apakah ini yang mereka katakan demokrasi... dari rakyat untuk rakyat??

Lalu ketika rakyat menolak? lalu itu didiamkan oleh pemerintah... bushit kalo ini dinamakan demokrasi...

Ingat, demokrasi ada di negara polis.. pada zaman Yunai, yang mana yantg dinamakan negara waktu itu adalah sebuah kota kecil, dan yang di namakan sbgai suara rakyat itu terlihat dan nyata, karena rakyatnya sedikit!!!
Sistem perwakilan sekarang?? siapa yang diwakilkan... Pengambilan wakil rakyat syarat dngn promosi iklan2 produk, jelas uang yang mereka cari!!!

Mereka seperti para model yang ingin di pilih dngn kata2 manis dan seakan2 membawa suatu kebaikan... bushit itu semua...!!

UU BHP salah satu produk mereka!!
Lihat saja kebijakan yng mereka buat, lihat dengan mata terbuka!! Pro sama siapa, rakyatkah???

Tidak,,,, itu semua dmi peruk-perut kenyang pemerintah sendiri dan Korporasi!!
Semoga Alloh memperkenankan kita merasakan hidup dalam naungan Khilafah Roshidah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Allahu Akbar&#8230;!!!!</p>
<p>akibat parsial dari kebijakan pemerintah seperti ini yng tidak pro rakyat sudah terlalu banyak,,, solusi bukan hnya dari segi parsial saja,, harus seistematis!!!</p>
<p>Jika pemerintah ini tidak mampu memberikan manfaat bagi rakyatnya, lebih baik diam saja&#8230;. bukan justru seperti orang-orang bodoh yang dengan kebodohannya membuat suatu kebijakan yang mengakibatkan kesengsaraan bagi rakyat&#8230;.</p>
<p>Apakah sistem hukum Jahiliah yang kalian kehendaki? Siapakah yang lebih baik sistem hukumnya daripada Allah bagi orang-orang yang yakin? (TQS al-Maidah [5]: 50).</p>
<p>Sudah cukup dengn membaca ayat alquran ini sebagai petunjuk hidayah bagi pemerintah jika mereka beriman kepada Allah.. Bukan pada manusia!!! (aturan buatan otak manusia yngn serba kekurangan)<br />
Apakah mata mereka tidak digunakan untuk melihat?<br />
telinga mereka tidak digunakan untuk mendengar??<br />
Akal mereka tidak di gunakan unutk berfikir??</p>
<p>Upaya demonstrasi bagaikan suara dari dalam goa yang tidak berarti, apakah ini yang mereka katakan demokrasi&#8230; dari rakyat untuk rakyat??</p>
<p>Lalu ketika rakyat menolak? lalu itu didiamkan oleh pemerintah&#8230; bushit kalo ini dinamakan demokrasi&#8230;</p>
<p>Ingat, demokrasi ada di negara polis.. pada zaman Yunai, yang mana yantg dinamakan negara waktu itu adalah sebuah kota kecil, dan yang di namakan sbgai suara rakyat itu terlihat dan nyata, karena rakyatnya sedikit!!!<br />
Sistem perwakilan sekarang?? siapa yang diwakilkan&#8230; Pengambilan wakil rakyat syarat dngn promosi iklan2 produk, jelas uang yang mereka cari!!!</p>
<p>Mereka seperti para model yang ingin di pilih dngn kata2 manis dan seakan2 membawa suatu kebaikan&#8230; bushit itu semua&#8230;!!</p>
<p>UU BHP salah satu produk mereka!!<br />
Lihat saja kebijakan yng mereka buat, lihat dengan mata terbuka!! Pro sama siapa, rakyatkah???</p>
<p>Tidak,,,, itu semua dmi peruk-perut kenyang pemerintah sendiri dan Korporasi!!<br />
Semoga Alloh memperkenankan kita merasakan hidup dalam naungan Khilafah Roshidah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gus uwik (http://www.gusuwik.co.cc)</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/01/17/lembaga-pendidikan-akan-dikenai-pajak/#comment-24237</link>
		<dc:creator>gus uwik (http://www.gusuwik.co.cc)</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 07:56:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=7733#comment-24237</guid>
		<description>Sungguh, negeri ini memang kapitalis.
Lembaga pendidikan yang berfungsi sebagai lembaga pencetak penerus-penerus bangsa dikanai pajak juga.
Jangan heran jika nanti akan muncul para kapitalis-kapitalis baru, karena mereka berpikir: 'saya sewaktu sekolah, sudah biaya tinggi terkena pajak pula.'
Berbeda dengan sistem pendidikan Islam. Semua gratis.
Masihkah berharap pada sistem kapitalis ini?
Sudah saatnya menggantinya dengan sistem Islam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sungguh, negeri ini memang kapitalis.<br />
Lembaga pendidikan yang berfungsi sebagai lembaga pencetak penerus-penerus bangsa dikanai pajak juga.<br />
Jangan heran jika nanti akan muncul para kapitalis-kapitalis baru, karena mereka berpikir: &#8217;saya sewaktu sekolah, sudah biaya tinggi terkena pajak pula.&#8217;<br />
Berbeda dengan sistem pendidikan Islam. Semua gratis.<br />
Masihkah berharap pada sistem kapitalis ini?<br />
Sudah saatnya menggantinya dengan sistem Islam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

